Thursday, September 5, 2013

Beranda » » Dapat Barang Gratisan dari Online Shop Menguntungkan? Belum Tentu!

Dapat Barang Gratisan dari Online Shop Menguntungkan? Belum Tentu!

Home » Work
Jumat, 06/09/2013 11:13 WIB

Liputan Khusus

Dapat Barang Gratisan dari Online Shop Menguntungkan? Belum Tentu!

Arina Yulistara - wolipop


Dok. Thinkstock
Jakarta - Tak sedikit wanita yang kini aktif di dunia maya seperti Instagram untuk meluapkan ekspresi mereka. Beberapa dari wanita yang senang meng-update gayanya setiap hari kerap menjadi seleb Instagram dan diendorse online shop. Banyak wanita berpikir bahwa diendorse online shop menyenangkan karena bisa dapat produk gratis dan namanya makin dikenal. Ternyata menjadi endorser ada kerugiannya juga lho, ini dia empat kerugian yang dimaksud.

1. Mendapat omongan negatif
Salah satu wanita yang menjadi seleb Instagram, Shella Alazatha, mengaku bahwa sering diendorse oleh online shop memiliki duka tersendiri. Ia pernah mendapat omongan negatif dari orang lain yang tidak suka dengannya. "Fenomena endorser itu yang berjilbab atau nggak, menimbulkan omongan nggak enak, misalnya 'ih barang gratisan setiap hari', akhirnya pernah aku protect, tapi sekarang sudah dibuka lagi," papar Shella kepada wolipop, Rabu (4/9/2013).

2. Kelelahan harus foto banyak barang
Shella yang kini memiliki follower lebih dar 34 ribu itu menuturkan bahwa ia sering kelelahan karena harus memposting banyak barang. Dalam satu hari wanita 21 tahun itu mendapat lima bahkan pernah mencapai 15 barang kiriman dari online shop. Shella mengaku setiap foto ia harus niat dan mencari angle yang bagus karena merasa punya tanggung jawab atas barang tersebut. "Kalau lagi kebanyakan itu sehari foto capek banget, karena harus niat, aku juga nyiapin background di salah satu rumah aku," tuturnya.

3. 'Disindir' bila telat memposting
Menurut pemenang ajang Hijab Hunt 2012 itu, salah satu dukanya ketika menjadi endorser adalah 'disindir' oleh online shop bila telat memposting. Karena terlalu banyak barang yang dikirimkan, terkadang membuat Shella kewalahan mengatasinya. "Nggak enak juga sama mereka kadang telat posting atau keselip karena banyak banget makanya sekarang aku suka stop dulu kalau sudah kebanyakan," ujar mahasiswi perguruan tinggi swasta Jakarta itu.

4. 'Dipaksa' Online Shop
Demi mendapatkan banyak pembeli terkadang ada sedikit online shop yang 'nakal'. Seperti yang dialami oleh Sasyachi, Beauty Blogger sekaligus endorser dari beberapa brand makeup Korea, ia 'dipaksa' online shop untuk mempromosikan produknya dengan cara mengirimkan langsung ke alamatnya. "Kayak misalnya aku nggak mau tapi dikirimin saja gitu, mau gak mau harus ngepost," tutur pemilik blog 'Hellosasyachi' itu.

(aln/aln)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi :
  • email : sales[at]detik.com


Silakan masuk atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Sumber: wolipop.detik http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656124/s/30de2da9/l/0Lwolipop0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A90C0A60C1113540C23510A110C11330Cdapat0Ebarang0Egratisan0Edari0Eonline0Eshop0Emenguntungkan0Ebelum0Etentu/story01.htm